Bersikap Ramah terhadap Teknologi Informasi

Waktu kuliah dulu, salah seorang dosen saya bilang begini, “siapa yang ingin menguasai dunia, maka kuasailah informasi”. Apa yang dikatakan oleh dosen saya itu, hari ini terbukti.

Tidak sampai di situ, informasi ternyata bukan saja menjadi piranti untuk menguasai dunia dalam tanda kutip. Lebih dari itu, informasi telah menjadi semacam kebutuhan yang harus terpenuhi. Itulah sebabnya, mengapa sejak bangun tidur sampai tidur kembali, kita selalu disuguhi informasi.

Bahkan untuk memanjakan diri dalam menerima informasi, teknologi merekayasa penemuan sedemikian rupa, sehingga kita tak perlu kemana-kemana untuk mencari informasi. Cukup “meng-searching”, “meng-klik” dan “meng-enter”, informasi yang dibutuhkan segera hadir di depan mata kita.

Hanya saja memang perlu sedikit kehati-hatian, kewaspadaan, karena tidak semua informasi itu bisa dijadikan sumber berita. Tidak semua informasi itu membawa manfaat dan tidak semua informasi itu mengandung unsur kebenaran. Ada pihak tertentu yang secara sengaja atau tidak sengaja seringkali menyebar informasi yang jauh dari manfaat apalagi kebenaran.

Pihak-pihak seperti itu, memanfaatkan teknologi untuk tujuan-tujuan tertentu. Entah itu untuk kepentingan “black campaign”, “hoax”, ataupun “fitnah”.

Dengan demikian, harusnya kita “ramah” terhadap teknologi, juga informasi. Salah satu caranya, yakni kita tidak ikut ambil bagian dari orang-orang yang suka menyebar black campaig, hoax, apalagi fitnah. Setidaknya, mari kita selektif dalam mencermati informasi dan tidak gegabah meng-share informasi.

Selamat siang, salam #akumemilihsetia

(Haidar Majid; Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel)