Demokrat Bengkayang Lakukan Pembagian Vitamin, Masker hingga Penyemprotan Disinfektan

Bengkayang: Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC-PD) Kab. Bengkayang, Kalbar, melakukan kegiatan bakti sosial dengan membagi selebaran pencegahan Covid-19, vitamin, masker, serta melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa fasilitas umum, sekolah, dan tempat ibadah diantaranya SDN 04 Bengkayang; SDN 13 Bengkayang; SMP Borneo Bengkayang; SMA Borneo Bengkayang; Sekolah Teologi GRRI Bengkayang. Kemudian Gereja PIBI Anugerah; Gereja GRRI Bengkayang; Gereja GKE Bengkayang dan Masjid Agung Bengkayang sejak 23 Maret 2020. Selain itu penyemprotan disinfektan juga dilakukan di Panti Asuhan Anugerah di dalam Kota Bengkayang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap situasi yang tengah berkembang, utamanya dalam menanggulangi merebaknya Covid-19.

Kegiatan yang dilakukan oleh sekitar 30 orang kader DPC Demokrat Bengkayang tersebut juga dikuti oleh Ketua DPC PD Kab. Bengkayang Yosua Sugara, SE., Anggota DPRD Kalbar Neneng, M.Sos., dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bengkayang Ir. Matinus Khiu. Ketiganya mengambil bagian secara langsung dalam pembagian vitamin, masker dan penyemprotan disinfektan.

Hingga sekarang, di Bengkayang sendiri ada beberapa orang dalam status orang dalam pemantauan (ODP). Walaupun belum ada yang positif terjangkit Covid-19, di Bengkayang, DPC Partai Demokrat Kab. Bengkayang melakukan tindakan antisipasi secara swadaya melalui kegiatan pembagian vitamin, masker dan penyemprotan disinfektan.

Kegiatan yang dinilai sangat positif ini akan dilanjutkan hingga ke ibu kota kecamatan, mengingat aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada Demokrat Bengkayang. Selain itu, hal tersebut sejalan dengan semangat pengabdian Partai Demokrat yang “peduli dan beri solusi” bagi kemaslahatan bersama khusunya masyarakat Kab. Bengkayang.

Sejalan dengan upaya dukungan terhadap semua pihak di Kab. Bengkayang, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka meng-edukasi masyarakat dalam melakukan tindakan mandiri untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan masing-masing.

(Rilis/dik)