Kalau Pajak Dilonggarkan, Pengusaha Bisa Naikkan Upah Buruh

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menggelar konferensi pers di Sukabumi, Senin (26/3/2018). (Foto: SBY Team)

Sukabumi: Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu tidak menyia-nyiakan kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) ke daerahnya. Ia mengirim surat resmi kepada SBY untuk meminta pandangannya terkait beberapa isu yang meresahkan pengusaha di Sukabumi.

Isu pertama terkait pandangan SBY menyikapi tuntutan kenaikan upah buruh di tengah kondisi ekonomi yang sedang melemah seperti sekarang ini. Sedangkan yang kedua adalah persoalan keberadaan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang dinilai kerap mengganggu iklim investasi.

“Meningkatkan upah buruh di satu sisi baik, karena kesejahteraan buruh bisa meningkat, tapi dalam kondisi perekonomian yang melambat seperti sekarang ini, saat keuangan perusahaan sedang lemah, ini akan meningkatkan harga produk sehingga sulit untuk bersaing,” kata SBY, Senin (26/3/2018).

Karena itu SBY menawarkan win-win solution agar bisa terjadi kerjasama yang bertanggungjawab antara pengusaha dan buruh.

“Memang buruh perlu mendapat kesejahteraan yang makin layak, tapi kepada mereka juga dituntut produktifitas sehingga bisa terjadi kerjasama timbal-balik,” terang SBY.

Partai Demokrat sudah memiliki solusi terkait sumber dana kenaikan upah buruh. Yakni penurunan atau pelonggaran pajak bagi dunia usaha.

Solusi ini sudah pernah disampaikan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat dalam pidato politiknya di Rapimnas Sentul beberapa waktu lalu.

“Partai Demokrat punya pandangan yang berbeda dengan pemerintah. Dalam lima tahun mendatang, pajak jangan terlalu digenjot, jangan diketatkan sehingga perusahaan punya cadangan keuangan, dan uang itu bisa disalurkan untuk meningkatkan upah buruh,” papar SBY.

Terkait sejumlah LSM yang kerap dianggap mengganggu iklim investasi, SBY menyebut perlunya komunikasi antara dunia usaha, pemerintah dan LSM.

‘Sepanjang LSM itu mengingatkan pemerintah, mengingatkan dunia usaha, sah-sah saja, tapi LSM juga mesti punya semangat meningkatkan perekonomian sehingga semuanya happy,” ungkap SBY.

Jika ini berjalan, SBY yakin bisa dibangun kerjasama yang baik antara serikat buruh dengan perusahaan, antara LSM dengan perusahaan.

Terakhir, terkait aspirasi APINDO agar Partai Demokrat proaktif mendorong kebijakan yang berpihak pada pembangunan ekonomi daerah, SBY menyatakan komitmennya.

‚ÄúSemua anggota DPR dan DPRD Partai Demokrat tidak boleh menjadi sumber masalah. Tapi jadilah bagian dari solusi,” pungkas SBY.

(rilis/dik)