Peduli Longsor Ponorogo, Demokrat Sumbang Rp100 Juta

Ketua BPOKK DPP-PD Pramono Edhie Wibowo bersama Ketua DPD-PD Jatim Soekarwo menyerahkan sumbangan kader Demokrat senilai Rp 100 juta terhadap korban bencana tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Sumbangan diserahkan kepada Ketua DPC Partai Demokrat Ponorogo Miseri Efendi di Kantor DPD-PD Jatim, Surabaya, Sabtu (9/4). (MCPD/Kardi)

Surabaya, Jatim: Partai Demokrat menunjukkan kepedulian tinggi terhadap korban bencana tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Hal ini dibuktikan dengan terkumpulnya sumbangan untuk para korban senilai Rp 100 juta.

Sumbangan langsung yang diserahkan oleh Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo bersama Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo (Pakde Karwo) kepada Ketua DPC Partai Demokrat Ponorogo Miseri Efendi.

Di tempat sama Pakde Karwo juga mengucapkan turut belasungkawa dan terimakasih pada kader Demokrat  yang selalu setia mendampinginya.

“Demokrat itu sesuai dengan slogannya peduli dan beri solusi, selalu ada di tengah-tengah masyarakat untuk membantu masyarakat yang terkena musibah,” ujarnya.

Saat ini, sedikitnya ada 1500 relawan yang turun membantu korban bencana di Ponorogo.

Soekarwo meminta kader partainya di Ponorogo untuk terus aktif membantu proses evakuasi para korban longsor hingga tuntas. Pihak Fraksi Partai Demokrat juga dituntut aktif mengusulkan kepada Bupati Ponorogo terkait proses relokasi para korban longsor sebanyak 35 KK.

“Fraksi dan partai disana harus aktif membantu para korban. Utamanya mendorong proses relokasi ke pak bupati. TKD (Tanah Kas Desa) bisa digunakan dulu untuk relokasi sementara. Dari total korban 35 KK, sudah ada 14 KK yang dibuatkan. Sisanya ini menyusul dan harus segera. Semua yang bangun dari pemerintah provinsi, bukan dari pemerintah pusat. Itu relokasi sementara,” ujar Pakde Karwo (sapaan akrab Soekarwo) usai menyerahkan bantuan di Kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Sabtu (8/4/2017) malam.

Ia menjelaskan sambil prosesnya berjalan, para korban nantinya juga akan dibuatkan relokasi permanen yang dibangun dengan kerjasama sejumlah pihak baik dari Pemkab Ponorogo, Pemprov Jatim juga Kodam V/Brawijaya Surabaya.

“Untuk target pembuatan relokasi permanen yaitu 15 hari harus sudah selesai. Tapi sambil jalan dulu, ya TKD itu dipakai. Nanti kita carikan gantinya,” tegasnya.

Pakde Karwo yang juga Gubernur Jatim ini menungkapkan selain Kecamatan Pulung, ada daerah lainnya yang dideteksi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mengalawi rawan bencana tanah longsor. Yakni Kecamatan Slahung, Ngebel dan Pudak.

“Karena itu Fraksi Demokrat dan ketua partai di Ponorogo harus aktif menyuarakan agar bupati memikirkan upaya relokasi untuk daerah rawan yang lain. Jangan sampai nunggu bencana dulu, baru relokasi. Pemprov Jatim punya program yang bekerjasama dengan Geologi ITS, memetakan seluruh daerah rawan longsor juga banjir. Warga yang tinggal di daerah rawan ini akan kami usulkan untuk direlokasi. Ini sedang kita usulkan dengan DPRD (Jatim) untuk diputus relokasi,” imbuh gubernur dua periode ini.

Partai Demokrat tak hanya menyalurkan bantuan berupa sumbangan uang senilai Rp 100 juta. Namun, DPD-PD Jatim bekerjasama dengan DPC-PD Ponorogo juga membuka posko peduli longsor sejak awal kejadian pada 1 April lalu. Posko terletak di lokasi bencana di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio menambahkan posko peduli bencana Partai Demokrat di Ponorogo menyediakan bantuan sembako dan dapur umum untuk membantu konsumsi makanan warga pengungsi.

“Masyarakat Banaran sangat memberikan apresiasi terhadap posko yang didirikan Partai Demokrat. Kami menganggap bahwa kehadiran Partai Demokrat bisa mengobati penderitaan mereka dengan kehadiran posko tersebut. Hal ini sesuai dengan komitmen kami yaitu Demokrat hadir, peduli dan memberi solusi,” tandas pria yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.

Hadir di acara penyerahan bantuan bencana alam Ponorogo antara lain: Ketua BPOKK DPP-PD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, Ketua DPD-PD Jatim yang juga Gubernur Jatim Pakde Karwo,Ketua Divisi Logistik dan Sumber Daya DPP-PD Gatot Suwondo, Ketua Divisi Keamanan Internal DPP-PD Rudi Kadarisman, Wakil Direktur Eksekutif DPP-PD Irawan S Leksono, Wakil Ketua BPOKK DPP-PD Supandi R Sugondo, Anggota FPD DPRD Jatim Irfan Suryanegara, Sekretaris DPD-PD Jatim Reville Antonio dan Pengurus DPD-PD Jatim.

(lensaindonesia/kd/dik)