Terima Penghargaan dari Itera, SBY Bicara Sains sebagai Solusi Krisis Lingkungan

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan orasi ilmiah lewat videokoferensi dalam acara Dies Natalis V Itera, Senin (7/10/2019). (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah)

Lampung: Institut Teknologi Sumatera (Itera) memberikan penghargaan kepada Presiden RI ke-6, yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Dies Natalis V perguruan tinggi tersebut, Senin (7/10/2019). Menurut Rektor Itera, Ofyar Z. Tamin, penghargaan ini diberikan atas jasa SBY dalam inisiasi dan pendirian Itera.

Karena tidak bisa hadir secara langsung, SBY menyampaikan rasa syukur dan harapannya melalui videokonferensi.

“Dengan penuh rasa syukur, kehormatan dan kebanggaan saya terima penghargaan ini. Penghargaan ini juga saya dedikasikan kepada teman-teman yang ikut menggagas dan merancang berdirinya center of excellent di luar Pulau Jawa,” ungkap SBY.

Dalam kesempatan itu SBY juga menyampaikan kegelisahannya terkait fenomena sumber daya kehidupan yang semakin rusak, baik di dunia maupun di Indonesia. Untuk itu SBY berharap umat manusia tidak hidup serakah, terutama dalam menggunakan sumber daya alam.

SBY percaya melalui sains, teknologi, dan inovasi, ancaman bencana alam, penyakit, hingga ancaman nontradisional lainnya dapat dikurangi.

“Dunia sains dan teknologi juga harus turut memberi solusi. Memberikan inovasi agar kebutuhan akan pangan, energi, dan air bisa dipenuhi tanpa merusak lingkungan, mengubah iklim dan memanaskan bumi kita,” paparnya.

SBY juga berpesan kepada mahasiswa Itera untuk terus mengembangan diri demi kemajuan bangsa dan negara.

“Untuk itu, bagi mahasiswa Itera, berkontribusilah untuk bangsa, terutama di bidang teknologi sains ke depan. Teruslah membangun dan mengembangkan diri,” tandasnya.

Penghargaan ini juga diberikan kepada tokoh-tokoh yang dianggap berjasa. Diantaranya, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh; mantan Dirjen Dikti Kemendikbud, Djoko Santoso; mantan Rektor ITB, Akhmaloka, mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, dan mantan Sekda Lampung Arinal Djunaidi.

Dalam sambutannya, Arinal Djunaidi, yang kini menjabat sebagai Gubernur Lampung, mengabarkan bahwa pemilihan lokasi Itera di Lampung sudah tepat, karena diterima oleh warga sekitarnya. Hari ini 50 persen mahasiswa perguruan tinggi tersebut saat ini berasal dari luar Provinsi Lampung.

Itera diresmikan SBY bersama 11 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru di seluruh Indonesia pada 6 Oktober 2014, di Surabaya. Peresmian 12 perguruan tinggi negeri ini adalah bagian dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan (MP3EI) untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan sendiri.

Ke-11 Perguruan Tinggi Negeri yang diresmikan bersama Itera, di antaranya:

Universitas Timor

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Institut Teknologi Kalimantan

Institut Seni dan Budaya Indonesia Tanah Papua

Institut Seni dan Budaya Indonesia Aceh

Institut Seni dan Budaya Indonesia Bandung

Universitas Singaperbangsa

Politeknik Negeri Cilacap

Politeknik Negeri Indramayu

(politiktoday/dik)