Tidak Kebagian Tempat Duduk dan Hujan-hujanan, Warga Balaraja Setia Menanti SBY

Presiden RI ke-6, yang juga Ketua Umum Partai Demokrat SBY, ketika berdialog dengan warga masyarakat di Balaraja, Kabupaten Tangerang di pelataran RM Telaga Bestari, Senin (23/4/2018)

Oleh: Mike Rosiana*)

Senin (23/4) pagi, cuaca di sekitaran Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten hujan dengan intensitas rendah. Namun, masyarakat dan warga sekitar terlihat sangat antusias saat mendapat kabar Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan berkunjung ke kecamatan mereka. Masyarakat berduyun-duyun datang ke RM Telaga Bestari Balaraja.

Sebelum Presiden RI ke-6 ini datang, lokasi yang telah dipersiapkan panitia terlihat telah penuh terisi. Bahkan masih banyak masyarakat yang tidak kebagian tempat duduk. Mereka rela berdiri hujan-hujanan untuk menunggu SBY hadir.

Saat SBY dan rombongan terlihat memasuki area dialog, masyarakat sibuk untuk mengambil foto Presiden ke-6 itu. Panitia dengan sigap membatasi aktifitas mayarakat tersebut agar acara dapat berjalan dengan baik dan tertib. Masyarakat Balaraja pun mengerti dan mulai kembali duduk dikursi yang telah disediakan, sebagian lagi berdiri sambal hujan-hujanan.

Kedatangan SBY ke Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang merupakan rangkaian acara Tour de Banten yang digelar SBY dan Partai Demokrat. Sebelumnya SBY telah mengunjungi 4 provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kurang lebih sudah 33 Kabupaten/ Kota yang disingahinya.

Keseluruhan rangkaian perjalanan di Pulau Jawa tersebut masuk dalam agenda Tour de Java SBY dan Partai Demokrat. Tour de Java dilakukan SBY dan Partai Demokrat merupakan dalam rangka menggali sejauh mana permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Baik itu permasalahan ekonomi, sosial, dan lain sebagainya.

 

Dalam dialog SBY dengan masyarakat Balaraja, terlihat ada keresahan yang dialami oleh mayoritas masyarakat hari ini. masyarakat merasa kehidupannya kian terjepit dengan permasalahan ekonomi. Apa-apa semuanya naik, apa-apa semuanya mahal. Masyarakat pun membandingkan kehidupan selama 10 tahun SBY menjabat lebih baik dari hari ini.

SBY pun mengatakan akan memberi masukan kepada pemerintah yang berkuasa hari ini. Karena bagi SBY mengingatkan pemerintah hari ini merupakan tanggung jawab moralnya secara pribadi sebagai mantan presiden. Prinsipnya, lanjutkan yang sudah baik, perbaiki yang belum baik.

SBY pun mengatakan, sebagai seorang mantan Presiden ia selalu mengingatkan Jokowi dalam memasuki tahun politik agar tidak terlalu larut dalam urusan politik. Jokowi dan jajarannya harus tetap memberi perhatian terhadap permasalahan ekonomi yang dialami oleh masyarakat. SBY pun berjanji akan terus berjuang bersama rakyat untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.