Warga Sukabumi Kenang Jasa SBY Operasikan Jalur Kereta

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersilaturrahmi SBY dengan warga Sukabumi di Gedung Juang, Minggu (25/3/2018). (Foto: SBY Team)

Sukabumi: Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),  mendapat sambutan luar biasa dari warga Cianjur dan Sukabumi, kala melanjutkan Tour de Jawa Barat di kedua daerah tersebut. Hal itu karena masyarakat masih terkenang jasa Presiden RI ke-6 itu dalam pembangunan di daerah mereka.

Salah satunya adalah menghidupkan kembali jalur kereta api Bogor-Sukabumi-Cianjur, yang telah berhenti beroperasi selama 23 tahun. Transportasi masal dan murah itu dirasa sangat bermanfaat bagi ekonomi masyarakat.

“Kita sangat terbantu sekali dengan adanya kereta jurusan Bogor-Sukabumi-Cianjur ini. Jalur ini sangat memudahkan kami membawa dan membeli barang dagangan. Karena itu saya amat berterimakasih kepada Pak SBY,” sebut seorang pedagang kaki lima, Arief Rahman Hakim, dalam acara silaturrahmi SBY dengan warga Sukabumi di Gedung Juang, Minggu (25/3/2018).

Dalam acara itu, sedikitnya ada empat jasa SBY yang paling berkesan bagi warga Sukabumi. Di antaranya, pernah berkunjung saat panen padi 20 hektare dengan produksi 16 ton gabah per hektare.

Kemudian meluncurkan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), yang hingga kini sangat berguna bagi warga, terutama masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah. Lalu, program Rumah Pintar yang digagas Ani Yudhoyono juga mendapat apresiasi tinggi dari warga Sukabumi.

Terakhir, adalah pengoperasian kereta jurusan Bogor-Sukabumi-Cianjur. Jalur yang telah berhenti sejak 1990 itu, telah menjadi salah satu transportasi andalan bagi masyarakat.

SBY mengapresiasi ungkapan terima kasih warga Sukabumi tersebut. Menurut SBY, pemerintahannya dulu memang memandang penting kebijakan mengoperasikan kembali jalur kereta tersebut, guna meningkatkan daya ekonomi masyarakat.

“Insya Allah jika Partai Demokrat kembali ke pemerintahan, kita akan kembali menjalankan program-program pro-rakyat. Sesuai dengan semboyan kita, ‘Yang Sudah Baik Dilanjutkan, Yang Belum Baik Diperbaiki’ dan ‘Yang Penting Negara Adil Rakyat Sejahtera,” papar SBY.

(rilis/dik)