Tim Pemenangan Lukmen Berharap Masyarakat Tak Percaya Isu Menyesatkan

Tim Koalisi Papua Bangkit Jilid II Lukmen, yang merupakan tim pemenangan pasangan calon gubernur Papua nomor urut 1, Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Lukmen) menggelar konferensi pers, di Jayapura. (Foto: Tabloid Jubi)

Jayapura: Tim Koalisi Papua Bangkit Jilid II Lukmen, yang merupakan tim pemenangan pasangan calon gubernur Papua nomor urut 1, Lukas Enembe – Klemen Tinal (Lukmen) mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mengawal seluruh proses penghitungan suara yang sedang dilakukan pihak penyelenggara, dan tidak mudah percaya terhadap informasi-informasi yang menyesatkan.

Ketua Tim Koalisi, Mathius Awoitauw mengatakan sampai dengan H-3 pasca pencoblosan 27 Juni 2018, sampai hari ini seluruh proses sedang berlangsung. Untuk itu, masyarakat harus tetap tenang dan mengkawal setiap proses dengan baik.

“Kami mohon semua masyarakat bisa mengawal seluruh proses yang sedang berlangsung supaya suara rakyat benar-benar berakhir dengan baik. Tidak terjadi hal-hal yang mengganggu atau meyimpang dalam proses itu. Kita semua bertanggungjawab untuk menjaga itu,” kata Awoitauw kepada wartawan, di Jayapura, Sabtu (30/6/2018).

Selain itu, dirinya juga meminta agar seluruh masyarakat Papua untuk tetap menciptakan suasana tenang di lingkungan masing-masing dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian.

“Mari kita dukung pihak keamanan untuk menjaga Pilkada ini tetap aman dan damai,” ujarnya.

Mengenai klaim dari sejumlah pihak yang menyebutkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua sudah dimenangkan oleh  pasangan calon tertentu, dirinya menilai ini penyataan yang menyesatkan untuk bangsa ini, secara khusus Papua.

“Semua proses masih berlangsung, apalagi sampai saat ini di tingkat PPD masih dilakukan pleno-pleno. Yang terjadi sejauh ini adalah perhitungan cepat untuk sementara melalui portal KPU RI. Menurut data kami, 19.19 persen jumlah TPS yang dimasukan, jadi masih ada sekitar 80 persen lebih yang belum masuk,” katanya.

“Itupun jumlah pemilih yang masuk dalam portal KPU RI juga baru 16.57 persen suara. Jadi ini belum apa-apa, dari 29 kabupaten/kota yang baru masuk sekitar delapan daerah itupun di pesisir dan tidak semua TPS,” sambungnya.

Oleh karena itu, kata Awoitauw masih terlalu dini untuk mengklaim pemilihan gubernur dan wakil gubernur sudah dimenangkan oleh salah satu pasangan calon.

“Dengan demikian, saya berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan klaim-klaim dari kelompok tertentu,” katanya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Koalisi Papua Bangkit Jilid II Lukmen Kusmanto mengimbau semua pihak untuk memberikan kesempatan dan menahan diri sampai pihak penyelenggara (KPU) bekerja dan mengumumkan hasil penghitungan suara secara resmi.

“Mari kawal secara baik semua ini, muda-mudahan semua tepat waktu dan tidak ada hal-hal yang merisaukan,” kata Kusmanto.

(TabloidJubi/dik)