Tujuh Bendungan Megah yang Pembangunannya Dimulai SBY

Bendungan Jatigede Jawa Barat (foto: Kemen PUPR)

Tujuh bendungan megah ini dimulai pembangunannya di masa Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Selanjutnya diteruskan dan diresmikan Presiden ke-7 Joko Widodo.

Pembangunan itu berkelanjutan; berkesinambungan. karena kita bukan Bandung Bondowoso:

1.Bendungan Bajulmati mulai dibangun tahun 2006 dan rampung pada tahun 2015. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 10 juta m3 dengan luas genangan 91,93 ha dan pembangunannya menelan biaya Rp 420 miliar.

2.Bendungan Rajui terletak di Desa Masjid Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Bendungan ini mulai dibangun pada awal tahun 2011 dan selesai pada tahun 2015, membutuhkan biaya sebesar Rp 110,65 miliar.

3.Bendungan Nipah adalah waduk pertama yang dibangun di Pulau Madura. Pembangunan bendungan ini sudah digagas sejak tahun 1973 dan mulai kembali diteruskan pembangunannya pada tahub 2004. Bendungan ini akhirnya selesai dan diresmikan Presiden Jokowi, Maret 2016.

4.Bendungan Titab yang berlokasi di Kabupaten Buleleng, Bali, mulai dibangun pada tahun 2011 dan rampung pada tahun 2015 lalu. Dengan kapasitas tampung 13 juta m3 dan luas genangan 68,83 ha, bendungan dibangun dengan biaya Rp 486 miliar…

5.Bendungan Jatigede berlokasi di Jawa Barat. Bendungan terbesar kedua di Indonesia setelah Jatiluhur tersebut dibangun sejak 2007 dan rampung pada 2015. Bendungan ini telah mengairi 90.000 hektar lahan sawah di Indramayu, Majalengka, dan Cirebon…

6.Bendungan Payaseunara, Aceh dibangun sejak 2001, dan rampung pada tahun 2015 lalu. Bendungan dengan kapasitas 1,3 juta m3 dan luas genangan mencapai 98 ha tersebut menghabiskan dana pembangunan Rp 94,89 miliar…

7.Bendungan Teritip di Kalimantan Timur dimulai pembangunannya sejak 2014 dan rampung pada akhir 2016 lalu.  Bendungan ini menambah pasokan air baku Kota Balikpapan…

#TerimaKasihSBY

(Detik.com/Didik)