Calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono mendapat deklarasi dukungan dari putera-puteri purnawirawan TNI dan Polri dan keluarga besar veteran RI se-DKI di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017).(Foto:detik)

Jakarta: Calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono mendapat deklarasi dukungan dari putera-puteri purnawirawan TNI dan Polri dan keluarga besar veteran RI se-DKI. Mereka tergabung dalam relawan Basis (Barisan Agus-Sylvi).

Dalam acara deklarasi yang berlangsung di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017), dibacakan dukungan resmi untuk Agus dari para hadirin. Deklarasi dukungan dibacakan oleh koordinator Basis, Bambang Dirgantoro.

“Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan berdasarkan Pancasila, UUD 45 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berperan aktif dan siap menyukseskan kontestasi politik pemilihan kepala daerah Provinsi DKI Jakarta tahun 2017. Secara sadar akan memilih dan memenangkan pasangan calon nomor urut 1 Mas Agus Harimurti Yudhoyono dan Mpok Sylviana Murni yang akan membawa Jakarta lebih baik, bermartabat dan berkeadilan,” kata Bambang membacakan deklarasi yang diikuti oleh sekitar seratusan relawan.

Setelah pembacaan deklarasi, Agus mengucapkan terima kasih yang mendalam. Agus berkata dukungan ini sangat penting baginya dan pasangannya Sylviana Murni.

“Tentunya kehidupan militer sangat lekat dengan diri saya. Saya cucunya tentara, anaknya tentara dan 16 tahun di tentara. Kita punya kesamaan karena sama sama anak tentara. Hidup dalam berbagai keterbatasan karena sejatinya prajurit TNI dan Polri adalah orang orang yang mengabdi, tak pernah pamer,” kata putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat SBY tersebut.

Agus berjanji akan menghadirkan kepemimpinan yang manusiawi ke depan jika terpilih menjadi gubernur Jakarta. Dia tak ingin ada lagi warga yang takut dengan pemimpinnya sendiri.

“TakBOLEH dalam pembangunan ada yang merasa tersakiti hatinya, merasa kalah. Jangan sampai kita punya pemimpin yang memecah belah masyarakatnya. Jangan sampai Jakarta dipimpin oleh yang suka memecah belah, tak ada angin hujan dia memecah belah,” ucapnya. (detik/wan)