Ketua Umum Partai Demokrat Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono memberikan arahan singkat dalam “Malam Budaya Nusantara bersama Partai Demokrat” di panggung terbuka Hotel Lombok Garden, Mataram, Minggu malam (7/5/2017). (Foto: MCPD/Omar Tara)

Mataram:  Pertunjukan Mak Yong itu memang bukan pertunjukan kesenian biasa. Kedua pemerannya, dalam suasana penuh humor, tengah bercerita tentang situasi Indonesia terkini.

Hal itulah yang ditangkap Ketua Umum Partai Demokrat Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam “Malam Budaya Nusantara bersama Partai Demokrat” di panggung terbuka Hotel Lombok Garden, Mataram, Minggu malam (7/5/2017).

Dan, Presiden RI ke-6 (2004-2014) SBY didampingi Ibu Negara RI ke-6 Ani Yudhoyono menyampaikan pesan singkat tapi dahsyat kepada kader. SBY menyampaikan pesan bagaimana strategi memenangkan kompetisi politik, ketika didaulat memberi arahan pada kader seusai pertunjukan Mak Yong tersebut.

“Pertunjukan Mak Yong tadi memberikan inspirasi pada kita, untuk memenangkan pilkada, pileg, dan pilpres. Kita harus melakukan pendekatan yang disukai rakyat. Melakukan hal-hal yang memang dikenal dekat oleh rakyat. Bisa saja pendekatan itu berupa pertunjukan kesenian seperti Mak Yong atau ketoprak humor. Bisa juga melalui pendekatan olah raga yang disenangi rakyat,” demikian Mantan Kepala Negara tersebut mengawali pesan singkatnya.

SBY kemudian menjelaskan, apa pun yang  disukai rakyat harus dipahami para kader. Sebab kalau rakyat suka, rakyat pasti menyapa kita. Kalau rakyat mendukung maka kita akan berhasil.

“Nah, kalau sudah berhasil ingatlah bahwa kita berasal dari rakyat dan harus kembali ke rakyat,” SBY memungkasi arahannya.

Senada dengan SBY, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Dr Hinca Pandjaitan kerap mengatakan, bahwa politik adalah seni. Mereka yang berpolitik mestilah memililki jiwa seni yang tinggi. Jadi berpolitiklah dengan rasa seni dan sastra yang tinggi. Baik melalui tulisan atau orasi serta medium medium lain yang menghentakkan.

Tentu kedua tokoh Partai Demokrat itu sedang sangat serius. Pertunjukan Mak Yong yang dimainkan kader utama Demokrat, pasangan suami-istri Husnizar Hood dan Peppy Chandra. Husnizar wakil rakyat di Provinsi Kepulauan Riau dan Peppy wakil rakyat Kota Tanjungpinang. Mereka beradu peran menampilkan komedi satire bercitarasa tinggi. Dalam sebuah adegan, pemeran Ratu Mak Yong (diperankan Peppy) meminta kepada Awang (diperankan Husnizar) agar menyebutkan lima nama ikan. Jika berhasil Awang mendapat sepeda. Tetapi ketika mampu menjawab kelimanya, Awang meminta mobil Esemka. Sebuah pertunjukan yang menggambarkan isu-isu politik aktual.

Adegan demi adegan itulah yang membuat hadirin kerap tertawa geli. Di antara hadirin adalah Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur NTB Zainul Mazdi atau Tuan Guru Bajang, Ketua FPD DPR-RI Edhie Baskoro Yudhoyono serta para Petinggi DPP-PD.

Tentu saja Malam Budaya Nusantara bersama Partai Demokrat juga menampilkan beragam pertunjukan kesenian Nusantara lainnya. Pertunjukan kesenian yang menandakan Demokrat berpolitik penuh seni untuk memenangkan kompetisi politik.

(didik l pambudi)