Willem Wandik (situs DPR-RI)

Oleh: Willem Wandik S. Sos*)

Sekadar advice (saran) untuk kawan-kawan, dalam rangka menyelamatkan aset, dan juga menghadapi pengumuman resmi Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada akhir September atau setidak-tidaknya pada Oktober 2020.

Pada kuartal ke-3 mendatang, dipastikan Indonesia akan terus mengalami pertumbuhan negatif, melihat gejala belum pulihnya ekonomi Indonesia, dan belum terkendalinya Covid 19 di sejumlah pusat-pusat ekonomi besar di Pulau Jawa (DKI Jakarta dan Jawa Timur).

Maka Resesi Ekonomi sudah di depan mata, Kawan-kawan.

Kekhawatiran kita semua, ketika resesi ekonomi diumumkan, jumlah aset di pasar keuangan yang didominasi oleh pemain luar negeri, akan menarik dananya dari dalam Indonesia menuju negara asalnya. Pada akhirnya, terjadi kepanikan pasar, dan perbankan akan menahan keluarnya uang dari Bank Bank di seluruh Indonesia.

Jika perbankan membatasi penarikan uang pada masa masa resesi ekonomi, maka sejumlah besar deposito atau tabungan di perbankan, tidak akan bisa ditarik keluar. Dan ini akan memicu kelangkaan rupiah di masyarakat.

Sebaiknya kawan-kawan menyimpan uang kas di rumah paling kecil Rp100 juta, karena di masa masa krisis, uang kas dapat sangat berguna untuk membiayai kehidupan sehari-hari, dan juga dapat membeli aset yang saat itu juga mengalami penurunan nilai secara besar-besaran.

Hal yang juga perlu dipertimbangkan adalah kawan-kawan dapat juga membeli emas batangan mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram dan seterusnya, karena nilainya saat ini sudah tembus Rp1 juta per gramnya. Menyimpan aset dalam bentuk emas akan menjaga nilai aset uang kita, jika sewaktu waktu nilai mata uang terus mengalami penurunan seiring penurunan nilai ekonomi suatu negara.

Saya hanya khawatir, jika resesi ekonomi ini bukan hanya menimpa Indonesia saja, melainkan mulai merambat ke negara Asean lainnya, seperti Malaysia, Thailand, Singapura (resmi resesi), Filipina (resmi resesi), dan terus meluas hingga ke negara negara Eropa, Afrika dan Benua Amerika. Yang akan menghancurkan nilai mata uang kertas di seluruh dunia.

Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan dengan narasi ini, Kawan-kawan.

Wa Wa

*)Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat