Jansen Sitindaon (ist)

Jakarta: Partai Demokrat melalui komunikator politiknya, Jansen Sitindaon, menegaskan segera mengambil langkah hukum paling keras pada pihak-pihak dalam negeri yang diduga bermain di belakang berita memfitnah Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dimuat Asia Sentinel. 

Pernyataan itu disampaikan Jansen Sitindaon melalui akun Twitternya @jansen_jsp, Kamis dinihari (20/9).

Berikut ini pernyataan Jansen Sitindaon selengkapnya:

1. Terkait Asia Sentinel: walau sudah minta maaf, kami @PDemokrat masih akan membuktikan lebih jauh lagi, kalau di negaranya Hongkong dia bukan produk pers. Agar kedepan ini jadi pelajaran juga bagi media kita di Indonesia agar tdk segampang itu menyadur berita dari luar bulat²;

2. @asiasentinel ini harus jadi pelajaran bg media lokal kita, jgn karena berbau asing langsung dianggap paling akurat, paling kredibel. Semua isinya benar! Tanpa filter langsung dimuat. Jika sudah rusak begini korbannya banyak. Tidak cukup hanya meminta maaf persoalan selesai!

3. Kerusakan akibat @asiasentinel ini sdh kadung dalam. Apalagi ditahun politik dibumbui disana sini digoreng politisi busuk. Belum lg ada media yg punya interest lain selain sekedar memberitakan. Partisan! Nama baik pak @SBYudhoyono rusak! @PDemokrat juga. Sah kami untuk MARAH.

4.Untuk itu pihak² di lokal Indonesia (dalam negeri) yg kami duga ikut bermain dibelakang berita @asiasentinel ini akan terus kami kejar. Ketika bukti yg cukup telah kami dapatkan, akan segera kami ambil LANGKAH HUKUM PALING KERAS yg bisa dilakukan dan dibenarkan hukum Indonesia.

(Didik)