Demokrat Jepara menggelar pendidikan politik dan pembekalan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), Kamis, 5 April 2018. (Foto: Ainun Hidayah)

Jepara:  DPC Partai Demokrat Jepara terus berupaya meningkatkan elektabilitasnya di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya dengan mengadakan pendidikan politik dan pembekalan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), Kamis, 5 April 2018.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu:  Drs. Hendro Martojo MM (Bupati Jepara dua periode,  2002-2012), Drs. Hadi Priyanto MM, mantan Humas Kabupaten Jepara yang pernah menyandang gelar humas terbaik nasional, dan Anik Sholihatun SAg MPd, Komisioner KPU Jepara.

Ketua DPC-PD Jepara M. Latifun  SSn ST  MT  mengungkapkan, acara ini berrtujuan memotivasi dan membekali pengetahuan bagi para anggota Partai Demokrat mulai pengurus DPC,  PAC dan Ranting dan terutama bakal calon legislatif menyongsong Pileg 2019. Dengan pembekalan itu, diharapkan mereka bisa lebih semangat dan lebih bisa meyakinkan masyarakat terhadap figur-figur calon dari Partai Demokrat.

Hendro Martojo menyampaikan 7 tips penting dalam keberhasilan berpolitik yaitu: 1. Semangat, 2. Rajin bersilaturrahmi, 3.Berpolitik santun sebagaimana moto yang terapkan SBY, 4.Menyosialisasikan prestasi-prestasi kepemimpinan SBY selama memerintah, seperti baru menjabat presiden 2 bulan namun mampu mengatasi tsunami di Aceh, 5. Pandai menggunakan semua media yang ada, 6. Jangan minder, 7. Perbaiki komunikasi.

Hal senada disampaikan Hadi Priyanto yakni kader Demokrat harus mengacu pada ajaran Raden Mas Panji Sosrokartono (kakak kandung RA Kartini yang memberi inspirasi RA Kartini menjadi tokoh emansipasi wanita), yaitu Tiga Tem( Temen, Temen-temen, Temenanan) atau sungguh-sungguh.

Ia juga menyampaikan bahwa penguasaan teknologi informasi mutlak bagi para kader. Kita harus pandai memanfaatkan sosialisasi partai.  Berpolitik tidak boleh mengandalkan uang tapi menggunakan basis komunitas sebagai basis pergerakan, misalnya budaya, seniman, petani, nelayan, tenaga kerja dan lainnya.

Sedangkan Anik Sholihatun menyampaikan, kader Demokrat harus memegang teguh UU Pemilu 2017.

(Ainun Hidayah/dik)