Penutupan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Jakarta (Foto: @RadenRauf/Repro Indopos)

Oleh: Jansen Sitindaon*)

Saya kira tidak perlu ada lagi yang dipolemikkan ya.

Sikap Partai Demokrat terkait Asian Games ini sudah sangat jelas sebagaimana disampaikan Pak SBY kemarin: Prestasi Indonesia di Asian Games 2018 ini harus kita syukuri. Kita bangsa Indonesia bangga atas prestasi besar ini, termasuk tentu di dalamnya kami puluhan juta kader Demokrat se-Indonesia ini.

Dan untuk sukses penyelenggaraan serta sukses prestasi ini layak kita acungkan 2 jempol tinggi-tinggi.

Itulah sikap resmi Demokrat terkait Asian Games ini sebagaimana disampaikan langsung oleh Pak SBY, selaku Ketua Umum kami.

Asian Games 2018 ini juga pelajaran baik dan bukti nyata buat kita semua bahwa pengelolaan negara itu berkesinambungan. Apa yang dilakukan pemerintah sebelumnya dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya. 

Bidding atau penawaran Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ini dilakukan di zaman pemerintahan Pak SBY. Setelah penawaran kita gagal di tahun 2012, di tahun 2014 akhirnya Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) memutuskan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Inilah sejarah dan proses kita menjadi tuan rumah Asian Games ke 18 ini yang menurut kami penting juga untuk diketahui publik. Jadi bukan “ujug-ujug” hari ini Indonesia jadi tuan rumah.

Dengan sejarah ini, bagaimana kami, Demokrat, tidak ingin Asian Games ini sukses, sebab perjuangan Indonesia jadi tuan rumah ini dilakukan di zaman pak SBY Presiden.

Bangga kita, perjuangan keras Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games yang dilakukan Pak SBY, kemudian dilanjutkan Pak Jokowi bersama pemerintahannya dengan management penyelenggaraan yang prima, dan hasilnya seperti kita lihat bersama memuaskan dan sangat membanggakan kita semua sebagai bangsa Indonesia.

Kesinambungan antar-pemerintahan dan tidak saling meniadakan beginilah yang akan membawa bangsa kita ini lebih besar ke depannya.

*)Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum DPP-PD; Komunikator Partai Demokrat