Oleh: Jansen Sitindaon*)

Sejak awal Bang Denny Indrayana memilih “pulang kampung” ikut Pilgub Kalsel, saya tahu dia memulainya dengan niat baik dan bersih. Itu maka sejak awal, jalan politik yang dipilihnya adalah jalan politik bersih. Hanya satu tujuannya, ingin membawa perubahan, perbaikan bagi kampung halaman tempat lahirnya. Tak ada tujuan lain selain itu.

Dengan bekal ilmu dan sekolahnya yang lengkap, pengalaman serta jejaring yang dimiliki, tak ada keraguan sedikit pun bagi saya mengatakan, dialah saat ini nakhoda paling tepat untuk perbaikan dan perubahan Kalsel. Jika masyarakat Kalsel ingin berubah, inilah waktunya. Putusan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dari Mahkamah Konstitusi telah menghidupkan kembali harapan itu. Kadang kesempatan itu tidak datang dua kali. Jadi mari jangan sia-siakan hak kembali memilih yang saat ini ada di tangan bapak/ibu semua.

Sebagai orang yang juga berasal dari kampung, saya harus katakan, kelas Bang Deny ini bukan lagi sekedar putra terbaik Kalsel, tapi juga sudah jadi salah putra terbaik Indonesia. Semua kita anak kampung yg merantau pasti ingin seperti dia. Ibarat supir, kualifikasi “SIM nya” bukan lagi sekadar dalam negeri tapi juga sudah luar negeri. Sudah terlalu banyak hal baik dan benar di belahan dunia ini yang telah dia lihat langsung, yang dalam pikirannya cocok bisa diterapkan di kampung halamannya Kalsel. Tempat lahirnya, tempat ayah ibunya, tempat seluruh saudara-saudaranya, Banua yang dicintainya. Saya yakin dia akan membangun Kalsel ini dengan hati.

“Hijrah Gasan Banua”, itulah cita-cita yang ingin dia wujudkan di tanah kelahirannya. Dulu berpuluh tahun lalu ketika dia berangkat merantau keluar dari Kalsel ke Jawa kemudian mengembara mencari ilmu ke negeri orang, dia bukanlah siapa-siapa. Namun hari ini anak kampung itu telah pulang dengan ilmu yang lengkap, pengalaman yang cukup, bekal yang sempurna untuk memperbaiki kampungnya. Bersama Bang Denny Indrayana saya yakin Provinsi Kalsel ini akan hijrah menjadi negeri yang lebih baik seperti yang diimpikannya. Yang itu juga adalah mimpi bapak/ibu dan saudara-saudaraku semua di Kalimantan Selatan.

Saya telah beberapa kali ke Kalsel. Inilah provinsi yang dianugerahi Tuhan sumber daya alam yang sangat melimpah dan kaya. Jika berada di tangan gubernur yang baik, yang membangun dengan hati dan integritas, tak ada ceritanya provinsi ini tertinggal dan terbelakang. Dan saat ini jawaban atas perubahan itu ada di hadapan bapak/ibu semua. Jalannya sederhana, jangan tergoda dengan tawaran apa pun dari pihak lain, cukup pilih Denny Indrayana di hari pemilihan nanti. Putra terbaik asli Banua ini. Dia bukan orang lain dan asing di Banua ini. Dia adalah anak bapak/ibu semua; saudara, kakak, adik dan abang dari teman-teman semua. Denny Indrayana adalah wujud anda dan kita semua yang ingin perubahan.

Dia pulang karena dia tahu apa yang harus diperbaiki di tempat kelahirannya ini. Melalui PSU ini mari kita beri kesempatan kepada Denny Indrayana untuk memperbaiki Kalsel. Jika pada kesempatan pertama kita salah memilih, di kesempatan kedua ini kita bisa mengkoreksinya utk memilih yang benar.

Selamat menjalankan PSU sahabat-sahabatku di Kalimantan Selatan. Perubahan sekarang ada di tangan kalian semua.

*)Anak Kampung dari Sidikalang, Sumut.Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat