Oleh: Willem Wandik S. Sos (Anggota DPR-RI Dapil Papua; Wakil Ketua Umum Partai Demokrat; Plt. Ketua Partai Demokrat Provinsi Papua)

Ada hal menarik dalam peringatan Hari Raya Nyepi yang berlangsung 24 jam penuh, sejak pukul 06.00 WITA 22 Maret hingga pukul 06.00 WITA 23 Maret 2023. Peringatan Hari Raya Nyepi nyaris bertepatan dengan hari pertama Ramadan yang jatuh 23 Maret 2023.

Ini terasa istimewa. Sebab baik Hari Suci Nyepi maupun Ramadan adalah jalan bagi manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Agung untuk kembali menyucikan dirinya.

Di Wikipedia diuraikan, Hari Suci Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan/kalender śaka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi.

Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Śaka di Bali dimulai dengan menyepi. Tidak ada aktivitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tentu tidak untuk rumah sakit.

Tujuan utama Hari Raya Suci Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia/microcosmos) dan Bhuana Agung/macrocosmos (alam semesta).

Hari Suci Nyepi, ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden Indonesia Nomor 3 tahun 1983 tanggal 19 Januari 1983.

Sebagai bangsa yang mencintai keberagaman, selayaknya kita menjaga agar peringatan Hari Suci Nyepi tetap lestari.

Saya bersyukur bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah menyampaikan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945, 22 Maret 2023 kepada umat beragama Hindu.

Ini adalah pernyataan tegas dan jelas bahwa Partai Demokrat berharap agar peringatan Hari Suci Nyepi dapat berlangsung dengan lancar.

AHY juga mengharapkan, melalui peringatan Hari Suci Nyepi, kita mampu mendapatkan ketenangan, kedamaian, kebahagian untuk mencapai keseimbangan diri menuju tujuan hidup yang hakiki dan harmoni.

Akhirnya, saya mengucapkan, selamat memperingati Hari Suci Nyepi; Selamat Tahun Baru Saka 1945 kepada seluruh umat Hindu yang memperingatinya.

Damai selamanya.

Wa Wa Wa

Maturnuwun

Horas