Jakarta: Edhie Baskoro Yudhoyono, atau kerap disapa Mas Ibas, membagikan Wifi Gratis untuk menunjang penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur, Kamis (22/10).

Ibas, membagikan Wifi secara cuma-cuma kepada beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) melalui Yayasan Idalia di Pacitan, Ngawi, Magetan, Trenggalek dan Ponorogo.

Yayasan Idalia itu sendiri merupakan Yayasan yang didirikan oleh Ibas beserta sang istri, Siti Ruby Aliya Rajasa Yudhoyono, yang bergerak di bidang sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Ibas meminta maaf tidak dapat hadir secara langsung dan hanya bisa menyapa secara virtual dikarenakan Pandemi Covid-19.

“Saya, selaku pendiri dan pembina Yayasan Idalia, beserta Mbak Aliya meminta maaf karena belum bisa bertemu secara langsung dengan adik adik sekalian dikarenakan adanya wabah Covid-19. Lewat virtual inilah saya sampaikan salam hangat, tetap semangat dan terus belajar agar apa yang menjadi cita cita kalian semua dapat tercapai,” sambut Ibas.

Dalam sambutannya, Ibas juga menyampaikan bahwa dengan situasi seperti sekarang ini, semua aktivitas menjadi terhambat. Termasuk dalam dunia pendidikan, dimana para murid sekolah harus menjalankan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Adik-adik pasti terkendala dengan belajar online, seperti adanya kebutuhan terkait peralatan, kuota internet ataupun uang pulsa”, lanjutnya.

Berdasarkan kondisi itulah Yayasan Idalia ingin mengulurkan tangannya dalam kegiatan sosial Pemberian Wifi gratis untuk Pendidikan. Total, ada 50 titik Ponpes yang mendapat bantuan.

“Saya sangat berharap agar bantuan internet gratis ini membantu meringankan beban orang tua dalam menyediakan fasilitas belajar jarak jauh,” ungkap Ibas.

Lebih jauh, Ibas berjanji akan terus memperjuangkan dunia Pendidikan di Indonesia agar lebih maju, bermutu, berkualitas dan lebih sejahtera. Beliau juga berpesan agar para tenaga pengajar, siswa – siswi dan juga orang tua murid tidak menyerah menghadapi situasi akibat Pandemi Covid-19.

“Adik-adik semua, fokuskan pikiranmu untuk menjadi orang yang produktif. Belajar tidak kenal tempat, belajar bisa di mana saja karena harapan itu akan selalu ada jika yakin dan percaya. Begitu juga para tenaga pengajar, guru dan orang tua murid agar terus berikhtiar dan bersabar dalam mendidik anak-anak. Mereka butuh bimbingan kita untuk masa depan. Jika Anak Bangsa kita cerdas, Bangsa Indonesia pun akan lebih berkualitas,” tegasnya

Di akhir acara, Ibas tetap mengingatkan agar seluruh peserta yang hadir untuk terus menjalankan protokol kesehatan.

“Jangan lupa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Selalu berikhtiar agar vaksin segera ditemukan dan berdoa semoga Pandemi Covid 19 segera sirna dari muka bumi. Amin,” Ibas mengakhiri.

(Rilis EBY Team)